Study Dinul Islam 2026: “Heart Check”, Mengajak Generasi Muda Kembali Menjadikan Allah sebagai Prioritas

 Makassar, 15 Agustus 2026 — Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknologi Laboratorium Medis (HMJ-TLM PKM) tahun 2026 kembali menghadirkan kegiatan keislaman melalui Study Dinul Islam yang dilaksanakan di Masjid Ali Imran, Jl. Wijaya Kusuma 1 No. K.11, Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini terbuka untuk umum dan menjadi ruang bagi peserta untuk kembali meluangkan waktu sejenak, merefleksikan diri, serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.

Mengangkat tema “Heart Check: Masihkah Allah Menjadi Prioritas?”, kegiatan ini mengajak peserta untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi hati dan kehidupan masing-masing. Di tengah kesibukan, berbagai tuntutan, serta banyaknya hal yang sering menjadi pusat perhatian, tema ini menjadi sebuah pengingat sederhana namun mendalam: di mana posisi Allah dalam kehidupan kita saat ini?

Study Dinul Islam 2026 menghadirkan Adi Wijaya, M.I.Kom. sebagai pemateri. Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak untuk tidak hanya melihat bagaimana hubungan dengan Allah dari sisi ibadah, tetapi juga dari cara menjalani kehidupan sehari-hari. Menjadikan Allah sebagai prioritas bukan sekadar tentang seberapa sering seseorang beribadah, tetapi juga tentang bagaimana nilai-nilai keimanan hadir dalam setiap pilihan, sikap, dan langkah yang diambil.

Gambar: Penyampaian materi dalam kegiatan Study Dinul Islam HMJ-TLM PKM Tahun 2026

Kegiatan berlangsung dalam suasana yang hangat dan reflektif. Peserta diberikan kesempatan untuk kembali melihat ke dalam diri masing-masing dan menyadari bahwa kesibukan serta berbagai urusan duniawi terkadang dapat membuat hubungan dengan Allah perlahan terabaikan.

Melalui tema “Heart Check”, peserta diajak untuk melakukan evaluasi sederhana terhadap hati: apakah Allah masih menjadi tujuan utama, atau justru mulai tergeser oleh hal-hal lain? Pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dari refleksi yang dibangun selama kegiatan, sehingga peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga memiliki ruang untuk melakukan introspeksi terhadap perjalanan spiritualnya.

Bagi mahasiswa, kehidupan sehari-hari tentu tidak lepas dari berbagai kesibukan, mulai dari aktivitas perkuliahan, organisasi, pertemanan, hingga rencana masa depan. Karena itu, Study Dinul Islam menjadi momentum untuk kembali mengingat bahwa di tengah banyaknya hal yang ingin dicapai, hubungan dengan Allah tetap menjadi bagian penting yang tidak seharusnya dikesampingkan.

Melalui kegiatan ini, HMJ-TLM PKM Tahun 2026 berharap Study Dinul Islam tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum bagi setiap peserta untuk membawa pulang sebuah kesadaran baru: bahwa hati juga perlu diperiksa, iman perlu dijaga, dan Allah harus tetap menjadi prioritas dalam setiap langkah kehidupan.

Karena terkadang, yang perlu kita tanyakan bukan seberapa sibuk hidup kita, tetapi apakah di tengah semua kesibukan itu, kita masih menempatkan Allah di tempat yang paling utama.

Gambar: Foto Bersama 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shining Together Toward The Future: Inagurasi dan Ramah Tamah TLM PKM 2025

Resmi Dilantik! Awal Baru Untuk HMJ-TLM PKM Tahun 2025

Mengajak Pemuda untuk Menangani Problematika di Masa Dewasa, HMJ-TLM PKM Gelar Study Dinul Islam