Disease Malaria 🦟


Halo-halo Guys dan semua sahabat di seluruh indonesia pasti kalian sudah tidak asing kalau dengar kata malaria nah pada kesempatan kali ini Kami akan membahas apasih itu penyakit malaria🤢❔Bagaimana sih cara diagnosanya dan apa penyebab serta pencegahaannya✨✨

Nah teman-teman harus tau dulu ini Apa saja tanda-tanda dan gejala penyakit malaria?

Pada kebanyakan orang, tanda-tanda dan gejala malaria muncul sekitar 10 hari hingga 4 minggu setelah pertama kali terinfeksi.

Namun, terdapat pula kasus di mana penderita mulai merasakan gejala 7 hari setelah tergigit nyamuk, atau bahkan 1 tahun kemudian.

Tanda-tanda dan gejala umum dari penyakit malaria adalah:

• gemetar sedang sampai berat

• demam tinggi

• Tubuh Kellahan

• Bayak Berkeringat 

• Sakit Kepala

• Mual Disertai Muntah

• Diare

• Nyeri Otot

 Nah teman- teman juga perlu tau nih Apa penyebab penyakit malaria?

Seperti yang dipaparkan sebelumnya, malaria adalah penyakit infeksi parasit Plasmodium. kebanyakan penderita terinfeksi oleh parasit akibat nyamuk betina Anopheles. Hanya nyamuk jenis Anopheles yang dapat menularkan parasit Plasmodium.

Biasanya, parasit terbawa ketika mengisap darah penderita penyakit malaria. Kemudian, ketika nyamuk mengisap darah orang lain, parasit dapat masuk ke dalam tubuh orang tersebut.

Karena umumnya parasit ini ditemukan dalam darah merah, maka penyakit ini juga dapat ditularkan melalui transfusi darah, prosedur transplantasi organ, atau jarum suntik dan infus yang tidak steril.

Selain itu, penyakit ini juga kemungkinan dapat ditularkan dari ibu ke bayi yang sedang berada di dalam kandungannya (malaria kongenital).

Saat parasit Plasmodium masuk ke dalam aliran darah Anda, parasit akan bergerak menuju hati. Di dalam hati, parasit akan tumbuh dan berkembang selama beberapa hari. Namun, biasanya parasit jenis P. vivax dan P. ovale akan “tertidur” selama beberapa bulan atau tahun di dalam tubuh manusia.

Ketika sudah tumbuh dewasa, parasit mulai menginfeksi sel darah merah penderita. Pada saat inilah tanda-tanda dan gejala penyakit malaria akan timbul.

Diagnosis dan pengobatan


Nah cara Bagaimana mendiagnosis penyakit malaria?

Dalam proses diagnosis, dokter mungkin akan meninjau ulang riwayat kesehatan Anda, serta menanyakan apakah Anda baru-baru ini mengunjungi daerah dengan wabah penyakit ini.

Selain itu, dokter akan memeriksa apakah ada keluhan seperti demam, demam, muntah, diare, dan gejala-gejala lainnya. Pemeriksaan akan dilakukan dengan mengetahui adanya pembengkakan limpa (splenomegali) atau hati (hepatomegali).

Berikut adalah jenis-jenis tes darah yang biasanya dilakukan:


. Uji diagnostik cepat (rapid diagnostic test)

. Hapusan darah tepi (blood smear).

. Tes darah lengkap (complete blood count)

Nah ini nih yang paling penting Bagaimana cara mengobati penyakit ini?

1. Malaria biasa (tanpa komplikasi)

Untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh P. falciparum dan P. vivax, dokter akan memberikan ACT yang digabung dengan primakuin.

Pengobatan penyakit malaria pada ibu hamil tidak berbeda jauh dengan pengobatan pada orang dewasa biasa. Namun, ibu hamil tidak boleh diberikan primakuin.

2. Malaria berat (dengan komplikasi)

Penderita kondisi ini harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Pasien akan diberikan artesunat intravena melalui infus. Apabila tidak tersedia, tim medis akan memberikan kina drip.

Nah teman-teman tadi sudah menyimak bagaimana diagnosa penyikit malaria dan pengobatannya yang perlu teman-teman tau juga yaitu bagaimana Pencegahannya teman-teman.

. Menyemprot dinding rumah dengan insektisida dapat membunuh nyamuk dewasa yang masuk ke dalam rumah.

. Menjaga rumah tetap bersih, kering, dan higienis.

. Tidur di bawah kelambu.

. Menutupi kulit dengan mengenakan celana panjang dan baju berlengan panjang, atau pakaian tertutup, terlebih ketika wabah menyebar di daerah Anda.


. Jika Anda terkena penyakit ini, Anda harus mengonsumsi makanan cair, baru kemudian dalam masa pemulihan, Anda bisa makan sayuran hijau dan buah-buahan.

. Tidak membiarkan air tergenang dekat rumah Anda.

. Menyemprot dinding rumah dengan insektisida dapat membunuh nyamuk dewasa yang masuk ke dalam rumah.

. Menjaga rumah tetap bersih, kering, dan higienis.

. Tidur di bawah kelambu.

. Menutupi kulit dengan mengenakan celana panjang dan baju berlengan panjang, atau pakaian tertutup, terlebih ketika wabah menyebar di daerah Anda.

. Jika Anda terkena penyakit ini, Anda harus mengonsumsi makanan cair, baru kemudian dalam masa pemulihan, Anda bisa makan sayuran hijau dan buah-buahan.

. Tidak membiarkan air tergenang dekat rumah Anda.

Adapun Faktor-faktor risiko dari Malaria yaitu

1. Usia

Meskipun penyakit ini dapat terjadi pada semua golongan usia, kasus kejadiannya banyak ditemukan pada anak-anak, terutama yang berusia di bawah 5 tahun.


2. Tinggal atau mengunjungi daerah beriklim tropis

Penyakit ini masih sangat umum di beberapa daerah beriklim tropis, seperti negara-negara di Afrika dan Asia Tenggara. Apabila Anda bepergian atau tinggal di daerah-daerah tersebut, risiko Anda untuk tertular cukup tinggi.


3. Berada di daerah dengan fasilitas kesehatan yang minim

Tinggal di negara-negara berkembang dengan fasilitas kesehatan yang minim juga dapat memperbesar peluang Anda untuk tertular parasit Plasmodium.


Selain itu, kemiskinan yang tinggi serta minimnya akses pendidikan juga berpengaruh pada kualitas kesehatan suatu negara, sehingga hal-hal tersebut memengaruhi angka kematian akibat penyakit ini.

Jadi itu tadi sedikit Artikel Mengenai Penyakit Malaria ya teman-teman Semoga apa yang kita sampaikan bermanfaat buat Teman - Teman Tetap Jaga kesehatan Ya🤗

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shining Together Toward The Future: Inagurasi dan Ramah Tamah TLM PKM 2025

Resmi Dilantik! Awal Baru Untuk HMJ-TLM PKM Tahun 2025

Semangat Berprestasi dalam Satu Wadah COMPASS X TLM PKM 2025