YUDISIUM Angkatan POLYMERASE (DIII) & GALAKTOSA (D.IV) Tahun 2020
Makassar, HMJ-AK PKM - Jurusan Analis Kesehatan, prodi Teknologi Laboratorium Medik, Politeknik Kesehatan (Poltekkes), Kementrian Kesehatan (Kemenkes) Makassar mengadakan Yudisium Dalam Jaringan (Daring).,Sabtu(8/8/2020).
Yudisium 2020 ini dilaksanakan pukul 09.00 WITA dengan menggunakan aplikasi berbasis video teleconference zoom dan live streaming di youtube. Pelaksanaan secara online(daring) dilakukan demi pencegahan penyebaran Covid-19 yang masih viral sampai saat ini.
Peserta Yudisium berhasil memberi gelar sarjana kepada Mahasiswa (i) dari Teknologi Laboratorium Medis Polkesmas Prodi Diploma III sebanyak 53 mahasiswa(i), Prodi Sarjana Terapan sebanyak 35 mahasiswa(i), Alih Jenjang sebanyak 30 mahasiswa(i), dan RPL 28 mahasiswa(i).
Kegiatan Yudisium Daring ini dihadiri oleh Wakil Direktur III Poltekkes Kemenkes Makassar, Ketua Jurusan Analis Kesehatan, Sekertaris Jurusan Analis Kesehatan, Ketua Prodi Diploma III dan Sarjana Terapan Jurusan Analis Kesehatan program studi Teknologi Laboratorium Medis, Para Dosen, Staf, tamu undangan dan seluruh peserta Yudisium.
Seperti sudah menjadi tradisi, panitia tidak lupa merangkum nama-nama peserta yang mendapat gelar memuaskan. Adapun Mahasiswa (i) yang mendapatkan gelar memuaskan di tahun ini:
A. Prodi Sarjana Terapan
Terbaik I
1. Esmeralda Apriliani Tamunu Dengan IPK 3,72
2. A.Musayyana dengan IPK Dengan IPK 3,72
Terbaik II
1. Nur Alfriani P.Wedda Dengan IPK 3,70
Terbaik III
1. Muh.Ali Baharuddin Dengan IPK 3,67
2 .firnawati Dengan IPK 3,67
B. Prodi DIII
Terbaik I
1. Ainan Dwi Lestari dengan IPK 3,83
Terbaik II
1. Rezha Juwita kendhek Dengan IPK 3,77
2. Hasnida Nashir dengan IPK 3,77
Terbaik III
1. Hetris Aisygensyi Ri’PI Dengan IPK 3,67
C.Prodi Sarjana Terapan Kelas Alih Jenjang
Terbaik I
1. Arminsyah dengan IPK 3,80
Terbaik II
1 .Lilis Destrianti Dengan IPK 3,76
Terbaik III
1.Randy Asmara Dengan IPK 3,73
D.Mahasiswa Program RPL
Terbaik I
1. St.Mariyani dengan IPK 3,40
Terbaik II
1. Saiful GH Dengan IPK 3,38
Terbaik III
1. Andi Alang Dengan IPK 3,35
Walaupun yudisium ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana adanya perbedaan antara tatap muka secara langsung dan tatap muka secara daring. Namun tetap memberikan kebahagian yang berujung hari pada setiap peserta dan wali. Hingga pada proses pemakaian selempang yang dibantu oleh orang tua atau wali masing-masing, tak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata.
Salah satu mahasiswa persta yudisium, Awal Ikhwan Syarif diberi kesempatan mewakili teman-temannya memberikan sambutan berupa ucapan terima kasih.
"Terima kasih kepasa para Bapak dan Ibu Dosen yang senantiasa mendoakan dan membimbing hingga mengantarkan kami pada pintu kesuksesan," Ungkapnya.
Tidak lupa ia menyampaikan motivasi kepada teman-temannya.
‘‘hidup adalah antara petualangan dengan keberanian atau tidak sama sekali namun tetap berjalan dengan percaya diri untuk menuju mimpi," ungkapnya.
Kepala jurusan Analisis Kesehatan, H. Kalma, S.Pd., M.Si memberi harapan kepada mahasiswa(i) yang menjadi peserta yudisium.
"Kami dari pihak jurusan dan kaprodi mengharapkan jika ada program pembekalan untuk UKOM (ujian kompetensi) harus serius mengikuti karena walaupun sudah memiliki ijazah, akreditasi yang baik kalau tidak lulus uji kompetensi itu kurang bermakna, karena uji kompetensi merupakan salah satu indikator kinerja utama dan semoga bisa lulus sesuai target kuncinya itu ada di yudisiawan dan yudisiawati," ujarnya.




Komentar
Posting Komentar